Ciri-ciri Asam Urat yang Bisa Kambuh Kapan Saja

Pernahkah Anda merasa sakit di bagian sendi-sendi jari kaki atau jari tangan yang disertai pembengkakan? Kalau pernah, bisa jadi Anda mengalami apa yang disebut dengan ciri-ciri asam urat. Penyakit asam urat merupakan penyakit peradangan sendi yang disebabkan adanya pengkristalan natrium urat di sekitar persendian. Jika dibiarkan, penyakit asam urat bisa memicu kerusakan persendian secara permanen serta munculnya batu ginjal sebagai akibat penumpukan kalsium dan asam urat di ginjal. Asam urat lazimnya menyerang pria dan wanita berusia senja. Tapi, tak menutup kemungkinan penyakit ini bisa menyerang di usia 30 hingga 60 tahun.Bagi orang yang memiliki riwayat keluarga menderita asam urat, maka ia lebih berisiko menderita penyakit asam urat tinggi.

ciri-ciri asam urat

 

Demi menghindari nyeri yang lebih parah, ada baiknya kita mengenali ciri-ciri asam urat agar bisa melakukan penanganan yang tepat dan cepat. Gejala sakit asam urat yang paling kentara yakni rasa nyeri yang muncul terutama di persendian jari tangan atau jempol jari kaki. Rasa nyeri ini bisa berkembang dengan cepat dalam beberapa jam dan bertahan hingga beberapa hari jika tidak diobati. Rasa nyeri di sendi-sendi jari kaki ini biasanya disertai dengan sensasi panas, warna kemerahan di kulit persendian serta pembengkakan pada sendi. Penyakit asam urat yang paling parah bisa menyebabkan munculnya tofi atau benjolan keras di sekitar area persendian. Hal ini menyebabkan penderita asam urat kesulitan untuk menggerakkan jari-jari tangan maupun kaki karena terasa kaku dan nyeri.

Tanda-tanda penyakit asam urat tersebut akan semakin parah jika penderita tidak meminum obat asam urat dan pereda nyeri sendi maupun melakukan langkah pengobatan lainnya sesegera mungkin. Dokter biasanya memberikan obat penurun asam urat sekaligus pereda nyeri sendi yang bisa diminum jika ciri-ciri asam urat mulai muncul atau tak mereda. Penyakit asam urat yang masih ringan bisa mereda dengan sendirinya setelah beberapa hari. Namun, penyakit ini masih bisa kambuh lagi di kemudian hari, terutama bila penderita tak menjaga pola makan serta menjalankan gaya hidup yang tak sehat.

Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *